Virus
1. Pengertian Virus
• Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
• virus komputer adalah program komputer yang biasanya berukuran kecil yang dapat meyebabkan gangguan atau kerusakan pada sistem komputer
2. Jenis Virus
•Worm : Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
•Trojan : Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
•Backdoor: Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
•Spyware: Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
•Rogue : merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut. Juga rogue dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus lain.
•Rootkit : Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
•Polymorphic virus : Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
•Metamorphic virus : Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.
•Virus ponsel : Virus yang berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.
•Virus yang dibuat dengan compiler
Adalah virus yang dapat dieksekusi karena merupakan virus yang telah di compile sehingga menjadi dapat dieksekusi langsung. Virus jenis ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan sampai sekarang terus berkembang pesat. Biasanya virus jenis ini dibuat dengan bahasa pemrograman tingkat rendah yang disebut dengan assembler, karena dengan menggunakan assembler program yang dihasilkan lebih kecil dan cepat, sehingga sangat cocok untuk membuat virus. Tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk membuat virus dengan menggunakan bahasa pemrograman lainnya seperti C dan Pascal baik dilingkungan DOS maupun Windows .
Mungkin virus jenis ini adalah virus yang paling sulit untuk dibuat tetapi karena dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman dan berbentuk bahasa mesin maka keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.
•Virus Macro:Banyak orang salah kaprah dengan jenis virus ini, mereka menganggap bahwa virus Macro adalah virus yang terdapat pada program Microsoft Word. Memang hampir seluruh virus Macro yang ditemui merupakan virus Microsoft Word. Sebenarnya virus Macro adalah virus yang memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi tertentu seperti Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowePoint, Corel WordPerfect, dan sebagainya. Tujuan dari fasilitas pemrograman modular ini adalah untuk memberikan suatu kemudahan serta membuat jalan pintas bagi
aplikasi tersebut. Sayangnya fungsi ini dimanfaatkan oleh pembuat-pembuat virus untuk membuat virus didalam aplikasi tersebut. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.
•Virus Script/ Batch: Pada awalnya virus ini lebih dikenal dengan virus batch karena dulu terdapat pada file batch yang terdapat pada DOS, sekarang hal ini telah berganti menjadi script. Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.
• Virus Boot Sector
Virus Boot Sector adalah virus yang memanfaatkan gerbang hubungan antara komputer dan media penyimpan sebagai tempat untuk menularkan virus. Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.
•Virus File
Virus file merupakan virus yang memafaatkan suatu file yang dapat diproses langsung pada editor DOS, seperti file berekstensi COM, EXE, beberapa file overlay, dan file BATCH. Virus umumnya tidak memiliki kemampuan untuk menyerang di semua file tersebut. Virus file juga dikelompokkan berdasarkan dapat atau tidaknya tingga di memory.
•Virus System
Virus sistem merupakan virus yang memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Contohnya adalah file dengan berekstensi SYS, file IBMBIO.COM, IBMDOS.COM, atau COMMAND.COM.
•Virus Hybrid
Virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.
•Virus Registry Windows
Virus ini menginfeksi operating system yang menggunakan Windows 95/98/NT biasanya akan mengadakan infeksi dan manipulasi pada bagian registry Windows sebab registry adalah tempat menampung seluruh informasi komputer baik hardware maupun software. Sehingga setiap kali kita menjalankan Windows maka virus akan dijalankan oleh registry tersebut.
• Virus Program Aplikasi
Virus ini merupakan virus Macro, menginfeksi pada data suatu program aplikasi tertentu. Virus ini baru akan beraksi apabila kita menjalankan program aplikasi tersebut dan membuka data yang mengandung virus.
3.Cara Kerja Virus
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan kerusakan dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu. Efek negatif virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya menyerang Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas akan merusak perangkat keras.
4.Sejarah virus
Virus komputer pertama kalinya tercipta bersamaan dengan komputer. Pada tahun 1949, salah seorang pencipta komputer, John von Newman, yang menciptakan Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC), memaparkan suatu makalahnya yang berjudul “Theory and Organization of Complicated Automata”. Dalam makalahnya dibahas kemungkinan program yang dapat menyebar dengan sendirinya. Perkembangan virus komputer selanjutnya terjadi di AT&T Bell Laboratory salah satu laboratorium komputer terbesar di dunia yang telah menghasilkan banyak hal, seperti bahasa C dan C++.1 Di laboratorium ini, sekitar tahun 1960-an, setiap waktu istirahat para peneliti membuat permainan dengan suatu program yang dapat memusnahkan kemampuan membetulkan dirinya dan balik menyerang kedudukan lawan. Selain itu, program permainan dapat memperbanyak dirinya secara otomatis. Perang program ini disebut Core War, yaitu pemenangnya adalah pemilik program sisa terbanyak dalam selang waktu tertentu. Karena sadar akan bahaya program tersebut, terutama bila bocor keluar laboratorium tersebut, maka setiap selesai permainan, program tersebut selalu dimusnahkan. Sekitar tahun 1970-an , perusahaan Xerox memperkenalkan suatu program yang digunakan untuk membantu kelancaran kerja. Struktur programnya menyerupai virus, namun program ini adalah untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan pada waktu yang bersamaan dua tugas dapat dilakukan. Pada tahun 1980-an, perang virus di dunia terbuka bermula atas pemaparan Fred Cohen, seorang peneliti dan asisten profesor di Universitas Cincinati, Ohio. Dalam pemaparannya, Fred juga mendemonstrasikan sebuah program ciptaannya, yaitu suatu virus yang dapat menyebar secara cepat pada sejumlah komputer. Sementara virus berkembang, Indonesia juga mulai terkena wabah virus. Virus komputer ini pertama menyebar di Indonesia juga pada
tahun 1988. Virus yang begitu menggemparkan seluruh pemakai komputer di Indonesia, saat itu, adalah virus ©Brain yang dikenal dengan nama virus Pakistan.
5.Istilah dalam Virus
•Hacker adalah sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan yang bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program kecil dan membagikannya dengan orang-orang di Internet. Sebagai contoh : digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer. Digigumi ini menggunakan teknik teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya, game Chrono Trigger berbahasa Inggris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak. Hacker disini artinya, mencari, mempelajari dan mengubah sesuatu untuk keperluan hobi dan pengembangan dengan mengikuti legalitas yang telah ditentukan oleh developer game. Para hacker biasanya melakukan penyusupan-penyusupan dengan maksud memuaskan pengetahuan dan teknik. Rata - rata perusahaan yang bergerak di dunia jaringan global (internet) juga memiliki hacker. Tugasnya yaitu untuk menjaga jaringan dari kemungkinan perusakan pihak luar "cracker", menguji jaringan dari kemungkinan lobang yang menjadi peluang para cracker mengobrak - abrik jaringannya, sebagai contoh : perusahaan asuransi dan auditing "Price Waterhouse". Ia memiliki team hacker yang disebut dengan Tiger Team. Mereka bekerja untuk menguji sistem sekuriti client mereka.
•Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga men-delete data orang lain, mencuri data dan umumnya melakukan cracking untuk keuntungan sendiri, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan. Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan sistem.
•Boot sector adalah daerah di harddisk, memori, usb flaskdrive atau media penyimpanan lain yang berisi kode mesin yang akan dimuat ke RAM oleh firmware yang sudah ada di sistem komputer.
•Registry dalam platform sistem operasi Microsoft Windows 32-bit, merupakan sebuah basis data yang disusun secara hierarkis yang mengandung informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna
Text LCD
Jumat, 30 Desember 2011
Jumat, 23 Desember 2011
Mempercepat Booting Komputer Anda
Windows jika bootingnya lama, kemungkinan terlalu banyak proses yang dibaca oleh sistem pada saat melakukan proses booting. berikut beberapa langkah yang mungkin sangat menarik untuk dicoba.
1. pada menu run, buka file sysedit ( click start --> run -- ketik sysedit -- enter)
2. pada menu sysedit ( system configuration editor) terdapat empat file configurasi.
3। pilih menu config।sys, dan hapus semua configurasi yang ada। perlu di ingat, windows tidak memerlukan settingngan configurasi di config।sys. config.sys biasanya digunakan pada dos (disk operating system) dan saya rasa sangat jarang yang menggunakan operating system ini.
4. pilih autoexec.bat dan hapus semua konfigurasi yang ada. biasanya didalam file ini terdapat configurasi untuk menjalankan antivirus dalam mode dos. perlu di ingat, proses menjalankan antivirus ini hanya bersifat mengecek apakah ada virus atau tidak. ini sangat tidak efektif karena walau ada virus, komputer akan melanjutkan proses booting seperti biasa. jadi, proses ini hanya memperlambat proses booting dan menurut penulis itu hanya membuang waktu.
5. buka file win.ini. di salah satu konfigurasi yang ada di file ini terdapat options "run". jika konfigurasi "run" ini kosong, maka file ini sudah lumayan aman. namun jika konfigurasi "run" terdapat path dan nama file, maka pada saat proses booting windows akan otomatis menjalankan file tersebut.
6. buka file system.ini.lakukan hal yang sama dengan proses nomor 5.
7. setelah selesai dengan proses ini, maka silakan keluar dari menu sysedit dan jangan lupa untuk men-save seluruh file.
8. pada menu run, buka file msconfig.
9. di menu msconfig, pilih menu startup ( sangat tidak di sarankan membuka menu yang lain jika anda tidak mengerti maksud dan tujuannya).
10. pada menu start up, kenali apa yang anda install. hilangkan tanda centang jika anda tidak ingin configurasi itu dijalankan. configurasi yang perlu biasanya hanya antivirus. penulis biasanya menghilangkan semua centang kecuali antivirus untuk mempercepat proses booting. ini tidak berbahaya, jika ada beberapa aplikasi yang seharusnya jalan, namun tidak jalan setelah kita melakukan proses ini, silakan masuk ke menu msconfigdan centang kembali konfigurasi yang di perlukan.
11. setelah itu tutup menu msconfig dan restart komputer anda.
demikian sedikit tips yang mungkin menarik untuk di ujicoba. semoga bermanfaat. terimakasih
1. pada menu run, buka file sysedit ( click start --> run -- ketik sysedit -- enter)
2. pada menu sysedit ( system configuration editor) terdapat empat file configurasi.
3। pilih menu config।sys, dan hapus semua configurasi yang ada। perlu di ingat, windows tidak memerlukan settingngan configurasi di config।sys. config.sys biasanya digunakan pada dos (disk operating system) dan saya rasa sangat jarang yang menggunakan operating system ini.
4. pilih autoexec.bat dan hapus semua konfigurasi yang ada. biasanya didalam file ini terdapat configurasi untuk menjalankan antivirus dalam mode dos. perlu di ingat, proses menjalankan antivirus ini hanya bersifat mengecek apakah ada virus atau tidak. ini sangat tidak efektif karena walau ada virus, komputer akan melanjutkan proses booting seperti biasa. jadi, proses ini hanya memperlambat proses booting dan menurut penulis itu hanya membuang waktu.
5. buka file win.ini. di salah satu konfigurasi yang ada di file ini terdapat options "run". jika konfigurasi "run" ini kosong, maka file ini sudah lumayan aman. namun jika konfigurasi "run" terdapat path dan nama file, maka pada saat proses booting windows akan otomatis menjalankan file tersebut.
6. buka file system.ini.lakukan hal yang sama dengan proses nomor 5.
7. setelah selesai dengan proses ini, maka silakan keluar dari menu sysedit dan jangan lupa untuk men-save seluruh file.
8. pada menu run, buka file msconfig.
9. di menu msconfig, pilih menu startup ( sangat tidak di sarankan membuka menu yang lain jika anda tidak mengerti maksud dan tujuannya).
10. pada menu start up, kenali apa yang anda install. hilangkan tanda centang jika anda tidak ingin configurasi itu dijalankan. configurasi yang perlu biasanya hanya antivirus. penulis biasanya menghilangkan semua centang kecuali antivirus untuk mempercepat proses booting. ini tidak berbahaya, jika ada beberapa aplikasi yang seharusnya jalan, namun tidak jalan setelah kita melakukan proses ini, silakan masuk ke menu msconfigdan centang kembali konfigurasi yang di perlukan.
11. setelah itu tutup menu msconfig dan restart komputer anda.
demikian sedikit tips yang mungkin menarik untuk di ujicoba. semoga bermanfaat. terimakasih
sofware pdf ke word
nama sofware : pdf to word converter 2.0

download here
VeryPDF PDF2Word (pdf to word) adalah sebuah software yang mampu mengekspor teks, gambar, dan isi yang lainnya dadi dokumen file pdf ke dalam dokumen word, sehingga kita dapat menggunakan kembali isi file pdf dalam bentuk word yang bisa kita edit.
VeryPDF PDF2Word adalah software yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan MS. Word, Adobe Acrobat, atau Acrobat Reader.
Fitur Utama yng ada di software ini:
* Convert PDF files into Microsoft Word documents
* Standalone software, MS Word, Adobe Acrobat and Reader NOT required!
* Support Command Line Operation (for manual use or inclusion in scripts)
* Support Win98/ME/NT/2000/XP/2003 platforms
* Automatically resize PDF page to fit your requirement
* Accurately preserve Text, Pictures, and Layout
* Easy to use
* Support multiple document conversions (Batch Processing)
* Support drag and drop files and batch conversion
* Support PDF1.6 protocol (formerly only supported by Acrobat 7.0)
* Converted files can be automatically loaded immediately after conversion complete
* Support Page ranges (all, from to, individual pages)
* Five reconstruction modes for PDF to Word conversion

download here
VeryPDF PDF2Word (pdf to word) adalah sebuah software yang mampu mengekspor teks, gambar, dan isi yang lainnya dadi dokumen file pdf ke dalam dokumen word, sehingga kita dapat menggunakan kembali isi file pdf dalam bentuk word yang bisa kita edit.
VeryPDF PDF2Word adalah software yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan MS. Word, Adobe Acrobat, atau Acrobat Reader.
Fitur Utama yng ada di software ini:
* Convert PDF files into Microsoft Word documents
* Standalone software, MS Word, Adobe Acrobat and Reader NOT required!
* Support Command Line Operation (for manual use or inclusion in scripts)
* Support Win98/ME/NT/2000/XP/2003 platforms
* Automatically resize PDF page to fit your requirement
* Accurately preserve Text, Pictures, and Layout
* Easy to use
* Support multiple document conversions (Batch Processing)
* Support drag and drop files and batch conversion
* Support PDF1.6 protocol (formerly only supported by Acrobat 7.0)
* Converted files can be automatically loaded immediately after conversion complete
* Support Page ranges (all, from to, individual pages)
* Five reconstruction modes for PDF to Word conversion
Cara melindungi Flashdisk Dari Virus
Di WinPowerTip kali ini, saya akan membagikan cara melindungi Flash Disk dari penularan virus, tanpa meng-install software apapun di komputer Anda.
Di dunia, khususnya di Indonesia, penularan virus paling banyak terjadi melalui Flash Disk. Ada 2 cara virus bisa menular melalui flash disk.
Cara Pertama, Virus menular dengan cara menulis file “autorun.inf” di root directory dari Flash Disk. Hal ini berakibat saat Flash Disk dicolokkan ke rongga USB, Windows akan langsung meng-eksekusi program yang dirujuk oleh file “autorun.inf” ini. Akibatnya, virus berjalan, dan komputer Anda pun tertular.
Cara Kedua, Virus menular dengan cara menyembunyikan folder-folder di Flash Disk, lalu menggandakan dirinya dengan nama yang sama dan icon yang sama dengan icon folder. Akibatnya, pengguna yang kurang awas bukannya men-double-click folder yang ingin dibuka, malah men-double-click program virus tersebut.
Menurut saya, cara penularan pertama lebih serius dari cara penularan kedua. Cara penularan kedua membutuhkan interaksi aktif dari pengguna (yaitu double-click), dan jika penggunanya cukup awas (misalnya, selalu menggunakan “Details” mode), maka kecil kemungkinan virus akan di-eksekusi.
Cara penularan pertama, sebaliknya, tidak membutuhkan interaksi pengguna sama sekali. Seandainya fitur AutoRun menyala, maka sekedar tindakan mencucukkan Flash Disk ke dalam rongga USB akan mengeksekusi virus. Memang, pengguna dapat mencegah AutoRun berjalan dengan menahan tombol Shift, tetapi kita bisa lupa, atau jari kita terpleset, dan akhirnya… tertularlah komputer kita. Selain itu, jika kita membuka Flash Disk kita melalui My Computer dengan cara double-click… tetap saja autorun.inf akan di-eksekusi.
Mengingat resiko penularan yang sangat besar, mengapa kita tidak mencegah penularan dari vektor penularannya saja? Atau dengan kata lain, kita berusaha agar Flash Disk kita tidak tertular virus sejak awal.
Bagaimana caranya? Setelah melakukan riset, saya bisa membagi strategi pencegahan penularan menjadi beberapa tingkatan/level:
Pencegahan Tingkat 1: Mencegah pembuatan autorun.inf
Pencegahan Tingkat 2: Mencegah folder pelindung terhapus dengan Unicode
Pencegahan Tingkat 3: Mencegah folder pelindung terhapus dengan “Folder Tak Terhapuskan
Pencegahan Tingkat 1 : Mencegah pembuatan autorun.inf
Caranya sebagai berikut:
Hapus file autorun.inf di root directory dari Flash Disk Anda, lalu segera buat sebuah folder bernama autorun.inf
Cara ini sangat sederhana, dan didasari 2 prinsip:
Windows tidak memperbolehkan dibuatnya sebuah file dengan nama yang sama dengan nama sebuah folder
Function call menghapus sebuah folder berbeda dengan function call menghapus sebuah file
Apa maksudnya? Baiklah saya jelaskan:
Mungkin Anda berpikir bahwa untuk mencegah virus menular melalui autorun.inf, Anda cukup membuat file autorun.inf yang dibuat super-hidden (read-only, hidden, system).
Anda salah.
Virus dapat dengan mudah me-reset attribute file tersebut, menghapus file tersebut, lalu membuat autorun.inf baru.
TETAPI, jika kita membuat sebuah FOLDER dengan nama autorun.inf, maka virus tidak bisa membuat file autorun.inf! Dan jika virus berusaha men-delete ‘file’ autorun.inf tersebut, virus akan gagal dan mengalami error! (Karena autorun.inf yang kita buat bukanlah file tapi folder).
Bonus tambahannya adalah, dengan cara ini, kemungkinan virus di memory akan mati. Mengapa? Karena kebanyakan virus tidak memiliki Exception Handling untuk situasi ini, dia akan error, dan dibunuh langsung oleh Windows.
Cara ini masih belum foolproof; virus masih dapat menghapus folder ini dengan melakukan 1 function call yang tepat. Maka mari kita membuat hidup virus menjadi lebih susah dengan Tingkat 2.
Pencegahan Tingkat 2 : Mencegah folder pelindung terhapus dengan Unicode
Caranya sebagai berikut:
Masuklah ke dalam folder autorun.inf yang baru Anda buat, lalu buatlah file teks baru. Rename lah file teks Anda menjadi: 퀏셛됝鍔聎.txt
Untuk informasi, ke-5 huruf CJK (Cina-Jepang-Korea) di atas adalah karakter Unicode dengan kode berturut-turut: U+D00F U+C15B U+B41D U+9354 U+804E
Untuk bisa membuat ke-5 huruf CJK tersebut, Anda membutuhkan:
Font Arial Unicode (1 paket dalam Microsoft Office)
Character Map (biasanya ter-install dengan instalasi Windows)
Bukalah Character Map, lalu pilih font “Arial Unicode”:
Scroll ke bawah, temukan karakter U+D00F:
Klik tombol select, karakter tersebut akan disalin ke box sebelah kiri tombol tersebut:
Temukan keempat karakter lainnya, dan lakukan hal yang sama, sampai box berisi kelima karakter yang kita butuhkan:
Setelah kita mendapatkan kelima karakter tersebut, klik tombol Copy, lalu tinggal kita Paste sebagai nama file baru. Catatan penting: Pada saat Anda mem-paste karakter-karaketer tersebut sebagai nama file baru, karakter-karakter tersebut akan tampak seperti kotak-kotak. INI NORMAL. Font yang digunakan Windows untuk menampilkan nama file tidak memiliki bentuk huruf (glyph) untuk karakter-karakter tersebut, sehingga akan diganti dengan kotak.
Mengapa kita harus bersusah payah membuat nama file dengan huruf CJK? Saya mendasari langkah ini dengan beberapa prinsip:
Sebagian besar virus tidak men-support Unicode ; akibatnya ke-5 huruf CJK di atas akan diperlakukan sebagai karakter Windows
Karena Windows menggunakan pemetaan UTF-8 untuk memetakan karakter Unicode multi-byte menjadi karakter Windows single-byte, karakter-karakter yang saya pilihkan di atas akan terpetakan menjadi beberapa karakter kontrol C1 , yang tidak bisa/tidak mau diolah oleh Windows function call non-Unicode
Nah, jadi pada tahap ini, folder autorun.inf kita sudah diproteksi oleh sebuah file teks dengan nama Unicode. Akibatnya, virus-virus yang ’sok pintar’ ingin menghapus isi folder ini akan mengalami kegagalan saat dia berusaha menghapus file-file di dalamnya.
Tapi tingkat ini pun masih belum foolproof; jika flash disk Anda dipinjam teman, misalnya, lalu dia melihat ada “autorun.inf” di root directory nya, dia bisa menyangka flash disk Anda sudah ketularan virus, lalu dihapusnya folder tersebut! Akibatnya, flash disk Anda menjadi “telanjang” kembali.
Nah, kita perlu perlindungan tambahan terhadap rekan yang bermaksud baik tapi kurang pandai ini Silakan lihat halaman berikutnya untuk pencegahan Tingkat 3.
Pencegahan Tingkat 3 : Mencegah folder pelindung terhapus dengan “Folder Tak Terhapuskan”
Caranya sebagai berikut:
Downloadlah file makesuperdir.vbs.zip dari link ini. Un-zip lah file tersebut, dan jalankan file “makesuperdir.vbs” yang ada di dalamnya.
Program makesuperdir.vbs ini adalah program sederhana yang akan membuat sebuah folder yang ‘tak terhapuskan’ di dalam folder autorun.inf di root directory.
Langkah ini didasari prinsip berikut:
Windows Explorer tidak bisa menangani (menghapus) folder yang huruf terakhirnya adalah spasi
Sederhana, bukan? Kalau ada orang yang berusaha men-delete folder autorun.inf menggunakan Windows Explorer, dia akan menghadapi pesan error, dan tidak jadilah folder autorun.inf terhapus.
Di dunia, khususnya di Indonesia, penularan virus paling banyak terjadi melalui Flash Disk. Ada 2 cara virus bisa menular melalui flash disk.
Cara Pertama, Virus menular dengan cara menulis file “autorun.inf” di root directory dari Flash Disk. Hal ini berakibat saat Flash Disk dicolokkan ke rongga USB, Windows akan langsung meng-eksekusi program yang dirujuk oleh file “autorun.inf” ini. Akibatnya, virus berjalan, dan komputer Anda pun tertular.
Cara Kedua, Virus menular dengan cara menyembunyikan folder-folder di Flash Disk, lalu menggandakan dirinya dengan nama yang sama dan icon yang sama dengan icon folder. Akibatnya, pengguna yang kurang awas bukannya men-double-click folder yang ingin dibuka, malah men-double-click program virus tersebut.
Menurut saya, cara penularan pertama lebih serius dari cara penularan kedua. Cara penularan kedua membutuhkan interaksi aktif dari pengguna (yaitu double-click), dan jika penggunanya cukup awas (misalnya, selalu menggunakan “Details” mode), maka kecil kemungkinan virus akan di-eksekusi.
Cara penularan pertama, sebaliknya, tidak membutuhkan interaksi pengguna sama sekali. Seandainya fitur AutoRun menyala, maka sekedar tindakan mencucukkan Flash Disk ke dalam rongga USB akan mengeksekusi virus. Memang, pengguna dapat mencegah AutoRun berjalan dengan menahan tombol Shift, tetapi kita bisa lupa, atau jari kita terpleset, dan akhirnya… tertularlah komputer kita. Selain itu, jika kita membuka Flash Disk kita melalui My Computer dengan cara double-click… tetap saja autorun.inf akan di-eksekusi.
Mengingat resiko penularan yang sangat besar, mengapa kita tidak mencegah penularan dari vektor penularannya saja? Atau dengan kata lain, kita berusaha agar Flash Disk kita tidak tertular virus sejak awal.
Bagaimana caranya? Setelah melakukan riset, saya bisa membagi strategi pencegahan penularan menjadi beberapa tingkatan/level:
Pencegahan Tingkat 1: Mencegah pembuatan autorun.inf
Pencegahan Tingkat 2: Mencegah folder pelindung terhapus dengan Unicode
Pencegahan Tingkat 3: Mencegah folder pelindung terhapus dengan “Folder Tak Terhapuskan
Pencegahan Tingkat 1 : Mencegah pembuatan autorun.inf
Caranya sebagai berikut:
Hapus file autorun.inf di root directory dari Flash Disk Anda, lalu segera buat sebuah folder bernama autorun.inf
Cara ini sangat sederhana, dan didasari 2 prinsip:
Windows tidak memperbolehkan dibuatnya sebuah file dengan nama yang sama dengan nama sebuah folder
Function call menghapus sebuah folder berbeda dengan function call menghapus sebuah file
Apa maksudnya? Baiklah saya jelaskan:
Mungkin Anda berpikir bahwa untuk mencegah virus menular melalui autorun.inf, Anda cukup membuat file autorun.inf yang dibuat super-hidden (read-only, hidden, system).
Anda salah.
Virus dapat dengan mudah me-reset attribute file tersebut, menghapus file tersebut, lalu membuat autorun.inf baru.
TETAPI, jika kita membuat sebuah FOLDER dengan nama autorun.inf, maka virus tidak bisa membuat file autorun.inf! Dan jika virus berusaha men-delete ‘file’ autorun.inf tersebut, virus akan gagal dan mengalami error! (Karena autorun.inf yang kita buat bukanlah file tapi folder).
Bonus tambahannya adalah, dengan cara ini, kemungkinan virus di memory akan mati. Mengapa? Karena kebanyakan virus tidak memiliki Exception Handling untuk situasi ini, dia akan error, dan dibunuh langsung oleh Windows.
Cara ini masih belum foolproof; virus masih dapat menghapus folder ini dengan melakukan 1 function call yang tepat. Maka mari kita membuat hidup virus menjadi lebih susah dengan Tingkat 2.
Pencegahan Tingkat 2 : Mencegah folder pelindung terhapus dengan Unicode
Caranya sebagai berikut:
Masuklah ke dalam folder autorun.inf yang baru Anda buat, lalu buatlah file teks baru. Rename lah file teks Anda menjadi: 퀏셛됝鍔聎.txt
Untuk informasi, ke-5 huruf CJK (Cina-Jepang-Korea) di atas adalah karakter Unicode dengan kode berturut-turut: U+D00F U+C15B U+B41D U+9354 U+804E
Untuk bisa membuat ke-5 huruf CJK tersebut, Anda membutuhkan:
Font Arial Unicode (1 paket dalam Microsoft Office)
Character Map (biasanya ter-install dengan instalasi Windows)
Bukalah Character Map, lalu pilih font “Arial Unicode”:
Scroll ke bawah, temukan karakter U+D00F:
Klik tombol select, karakter tersebut akan disalin ke box sebelah kiri tombol tersebut:
Temukan keempat karakter lainnya, dan lakukan hal yang sama, sampai box berisi kelima karakter yang kita butuhkan:
Setelah kita mendapatkan kelima karakter tersebut, klik tombol Copy, lalu tinggal kita Paste sebagai nama file baru. Catatan penting: Pada saat Anda mem-paste karakter-karaketer tersebut sebagai nama file baru, karakter-karakter tersebut akan tampak seperti kotak-kotak. INI NORMAL. Font yang digunakan Windows untuk menampilkan nama file tidak memiliki bentuk huruf (glyph) untuk karakter-karakter tersebut, sehingga akan diganti dengan kotak.
Mengapa kita harus bersusah payah membuat nama file dengan huruf CJK? Saya mendasari langkah ini dengan beberapa prinsip:
Sebagian besar virus tidak men-support Unicode ; akibatnya ke-5 huruf CJK di atas akan diperlakukan sebagai karakter Windows
Karena Windows menggunakan pemetaan UTF-8 untuk memetakan karakter Unicode multi-byte menjadi karakter Windows single-byte, karakter-karakter yang saya pilihkan di atas akan terpetakan menjadi beberapa karakter kontrol C1 , yang tidak bisa/tidak mau diolah oleh Windows function call non-Unicode
Nah, jadi pada tahap ini, folder autorun.inf kita sudah diproteksi oleh sebuah file teks dengan nama Unicode. Akibatnya, virus-virus yang ’sok pintar’ ingin menghapus isi folder ini akan mengalami kegagalan saat dia berusaha menghapus file-file di dalamnya.
Tapi tingkat ini pun masih belum foolproof; jika flash disk Anda dipinjam teman, misalnya, lalu dia melihat ada “autorun.inf” di root directory nya, dia bisa menyangka flash disk Anda sudah ketularan virus, lalu dihapusnya folder tersebut! Akibatnya, flash disk Anda menjadi “telanjang” kembali.
Nah, kita perlu perlindungan tambahan terhadap rekan yang bermaksud baik tapi kurang pandai ini Silakan lihat halaman berikutnya untuk pencegahan Tingkat 3.
Pencegahan Tingkat 3 : Mencegah folder pelindung terhapus dengan “Folder Tak Terhapuskan”
Caranya sebagai berikut:
Downloadlah file makesuperdir.vbs.zip dari link ini. Un-zip lah file tersebut, dan jalankan file “makesuperdir.vbs” yang ada di dalamnya.
Program makesuperdir.vbs ini adalah program sederhana yang akan membuat sebuah folder yang ‘tak terhapuskan’ di dalam folder autorun.inf di root directory.
Langkah ini didasari prinsip berikut:
Windows Explorer tidak bisa menangani (menghapus) folder yang huruf terakhirnya adalah spasi
Sederhana, bukan? Kalau ada orang yang berusaha men-delete folder autorun.inf menggunakan Windows Explorer, dia akan menghadapi pesan error, dan tidak jadilah folder autorun.inf terhapus.
Pengertian Operasi Sistem dan Procesor Koomputer
Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS
Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.
Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.
Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.
Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya)
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain
5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai Multi-tasking Operating System. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS
Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.
Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas proses dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.
Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.
Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya)
Cara Mudah Menambahkan Minilirycs Pada Hp GALAXYmini
Assalamualaikum wr.wb Karaokenan di pc mungkin sudah menjadi hal yang biasa bagi agan.. bagaimana kalau sekarang kita bisa karaokenan di galaxy mini kita.. pasti sangat mengasyikkan sekali.. hhhaaa :)
Adapun cara-caranya :
1. Via web, cari aja.lrc di mbah google/4*shared/dll atau http://www.superlyrics.net/search_lyrics.asp
2. Edit/buat lyric sendiri memakai lyric editor dengan cara ( CTRL + E ) khususnya lagu indonesia
3. Dicarikan otomatis oleh program via internet, contoh minilyric ini
Ini ane mau jelasin yang pakai Minilyric
1. Download dan Instal minilyiric, selesaikan instalasi, sesuaikan player yang dipakai, ada dalam instalasi.
2. Pastikan selalu komputer agan terkoneksi internet.
3. setting (preferences) supaya, folder lirik sama dengan folder lagu, dan nama lirik sesuai nama lagu di komputer
4 buka player, jalankan lagu, jika tag MP3nya bagus (artist - judul lagu lengkap dan sesuai), maka lirik akan otomatis ditemukan (jika ada dalam database)indonesia
5. jika tidak maka cari manual liriknya ( dengan cara tekan ctrl + D )
6. Pindahkan Musiknya plus Lyric lagunya ke galaxy mini agan..
Kemudian buka Ttpod Music Player.
Adapun cara-caranya :
1. Via web, cari aja.lrc di mbah google/4*shared/dll atau http://www.superlyrics.net/search_lyrics.asp
2. Edit/buat lyric sendiri memakai lyric editor dengan cara ( CTRL + E ) khususnya lagu indonesia
3. Dicarikan otomatis oleh program via internet, contoh minilyric ini
Ini ane mau jelasin yang pakai Minilyric
1. Download dan Instal minilyiric, selesaikan instalasi, sesuaikan player yang dipakai, ada dalam instalasi.
2. Pastikan selalu komputer agan terkoneksi internet.
3. setting (preferences) supaya, folder lirik sama dengan folder lagu, dan nama lirik sesuai nama lagu di komputer
4 buka player, jalankan lagu, jika tag MP3nya bagus (artist - judul lagu lengkap dan sesuai), maka lirik akan otomatis ditemukan (jika ada dalam database)indonesia
5. jika tidak maka cari manual liriknya ( dengan cara tekan ctrl + D )
6. Pindahkan Musiknya plus Lyric lagunya ke galaxy mini agan..
Kemudian buka Ttpod Music Player.
sejarah boneka danbo
DANBO adalah kependekan dari Danboard, Danbo sebenarnya diambil dari bahasa jepang “danboru”, yang berarti kardus. Danboard atau sering disebut Danbo adalah sebuah tokoh fiksi dari sebuah manga yang berjudul Yotsuba&!(dibacanya yotsubato!) yang dikarang oleh Azuma Kiyohiko.
Yotsuba&! adalah serial manga komedi yang dikarang oleh Kiyohiko Azuma. Komik ini menceritakan bocah kecil yang bernama Yotsuba yang belajar tentang lingkungan di sekelilingnya yang dibimbing oleh ayah, tetangga dan teman-temannya. Yotsuba%! mempunyai arti “Yotsuba dan” yang seperti pada judul tiap chapternya, yang kebanyakan berjudul “Yotsuba dan sesuatu”.
Di salah satu chapter, diceritakan kalo si Yotsuba ini pergi ke kamar kakaknya yang sedang ngerjain proyek waktu senggangnya. Nah, selanjutnya Yotsuba ini ketemu ama temen kakaknya yang sedang pake baju robot dari kardus.
Bentuk boneka Danbo ini sangat unik, yaitu action figure dengan penampilan seperti manusia dengan ukuran mini 7 cm dan 13 cm. Siapa pun pasti akan merasa gemas ketika melihat si Danbo ini. Bagaimana tidak Danbo dapat digerakkan secara manual dan dibentuk dengan berbagai macam gaya unik.
Perusahaan yang membuatnya menggunakan teknologi tinggi di setiap persendian boneka ini sehingga membuatnya mampu bergerak luwes. Ekspresi dari si kardus imut ini menjadi daya tarik utama. Danbo sendiri di jepang dijual dengan harga mulai dari 5000 yen atau sekitar Rp. 500.000 rupiah per bijinya. Dalam serial manganya danbo mungil ini dapat bergerak ketika ada koin yang dimasukan kedalam mulutnya.
Ini contoh karya photography yang menjadikan Danbo sebagai model:
Yotsuba&! adalah serial manga komedi yang dikarang oleh Kiyohiko Azuma. Komik ini menceritakan bocah kecil yang bernama Yotsuba yang belajar tentang lingkungan di sekelilingnya yang dibimbing oleh ayah, tetangga dan teman-temannya. Yotsuba%! mempunyai arti “Yotsuba dan” yang seperti pada judul tiap chapternya, yang kebanyakan berjudul “Yotsuba dan sesuatu”.
Di salah satu chapter, diceritakan kalo si Yotsuba ini pergi ke kamar kakaknya yang sedang ngerjain proyek waktu senggangnya. Nah, selanjutnya Yotsuba ini ketemu ama temen kakaknya yang sedang pake baju robot dari kardus.
Bentuk boneka Danbo ini sangat unik, yaitu action figure dengan penampilan seperti manusia dengan ukuran mini 7 cm dan 13 cm. Siapa pun pasti akan merasa gemas ketika melihat si Danbo ini. Bagaimana tidak Danbo dapat digerakkan secara manual dan dibentuk dengan berbagai macam gaya unik.
Perusahaan yang membuatnya menggunakan teknologi tinggi di setiap persendian boneka ini sehingga membuatnya mampu bergerak luwes. Ekspresi dari si kardus imut ini menjadi daya tarik utama. Danbo sendiri di jepang dijual dengan harga mulai dari 5000 yen atau sekitar Rp. 500.000 rupiah per bijinya. Dalam serial manganya danbo mungil ini dapat bergerak ketika ada koin yang dimasukan kedalam mulutnya.
Ini contoh karya photography yang menjadikan Danbo sebagai model:
Mempromosikan Website dengan Media Share
Tentunya anda membuat website ingin tulisan atau karya anda dibaca orang lain kan. Jika minat pembaca tinggi otomatis pengunjung juga meningkat.
Apakah cukup hanya dengan membuat artikel yang bagus, kemudian website/artikel anda langsung dibaca banyak orang? Tentu saja tidak, tentunya anda juga harus aktif untuk mempromosikan.
Salah satu cara mempromosikan adalah dengan metode social share atau dibagikan ke berbagai situs jejaring sosial.
Berikut ini tips mempromosikan website dengan social Share.
1. Buat akun di berbagai website social share atau bookmarking site, terutama yang populer, ex: facebook,twitter,plurk,myspace,google buzz,google plus, dll.
2. Pastikan anda sudah pernah menggunakan dan set informasi profile di social share tersebut
3. Perbanyak network anda, misalkan, tingkatkan jumlah follower anda, atau teman facebook.
4. Memasangkan button social share pada website/blog kita. Semakin banyak button social, akan memudahkan dalam berbagi beritanya.
5. Saling integrasi antar social share. misalkan sekali update di twitter, maka facebook,YM, Google Buzz ikut terupdate dengan status link website.
6. Jadwalkan untuk tidak terlalu sering update dalam 1 hari. Buat secukupnya, agar teman tidak merasa terganggu dengan seringnya anda update.
7. Pastikan link yang akan di share bisa dibuka dengan baik, hindari memberikan link 404 (broken link)
8. Akan lebih baik jika website/blog anda disertai auto browser detection/ otomatis mendeteksi browser, karena yang membuka bukan selain di komputer desktop juga melalui mobile (handphone)
9. Jangan sungkan jika ada user atau teman yang ingin add menjadi teman atau minta di follow, hal ini akan memperbanyak dan memperluas network anda.
Berikut contoh social share yang bisa anda gunakan
- Facebook Pages
- Google Buzz
- MySpace
- Tumblr
- Plurk
- Delicious
- Multiply
- GTalk Status
dan masih banyak lagi, silakan pilih dan buat network sebanyak mungkin supaya chanell ke blog / website anda semakin banhyak :)
oke cukup sekian tips untuk hari ini,..
kunjungi terus untuk mengetahui update terbaru ya :)
salam santai
Langganan:
Postingan (Atom)













